Pemuda & Sosialisasi

Pengertian Pemuda & Sosialisasi

Pemuda

Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang.

Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Secara internasional,WHO menyebut sebagai” young people” dengan batas usia 10-24 tahun, sedangkan usia 10-19 tahun disebut ”adolescenea” atau remaja. International Youth Year yang diselenggarakan tahun 1985, mendefinisikan penduduk berusia 15-24 tahun sebagai kelompok pemuda.

 

Soialisasi

Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.

Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu. Jenis-jenis sosialisasi :

  • Sosialisasi primer
  • Sosialisasi sekunder
  • Formal
  • Informal

Pembahasan

Kasus

Seorang pemuda pengemudi Daihatsu Terios warna Silver nekat melarikan diri dari kejaran warga dan polisi setelah dirinya kepergok warga sedang asyik ngeseks dalam mobilnya di Lengkong, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (4/7) malam. Dia tertangkap sedang setengah bugil dengan wanita berusia masih 18 tahun.

(http://www.merdeka.com/peristiwa/ketahuan-ngeseks-di-mobil-pasangan-ini-tabrak-orang-di-serpong.html)

Analisi & Penyebab

Faktor Agama & Iman

Kurangnya pendidikan agama menjadi salah satu penyebab terjdiny hal ini. Dikarenakan mereka kurang memahami agamanya. Jika mereka mengetahui agamanya mereka akan mengetahui konsekuensi dibalik perbuatan mereka. Jika mereka mengetahui agamanya, mereka pasti akan memiliki iman yang cukup untuk tidak melakukan hal seperti itu.

Faktor Pengetahuan

Pengetahuan yang rendah dan rasa keingintahuan yang tinggi juga akan membuat hal ini terjadi. Jika mereka tahu akibatny pasti mereka akan menjauhi hal tersebut.

Faktor Zaman

Semakin majunya zaman, semakin hilang batas-batas yang ada dibumi ini. Batas negara, batas adat-istiadat, dsb. Tidak terkecuali batas kebiasaan, dimana orang Indonesia meniru hal-hal yang dilakukan oleh orang barat (western). Seperti melakukan seks bebas. Padahal, hal itu bukanlah kebiasaan orang Indonesia dan hal itu dikecam dalam UU dan UUD’45.

Solusi

Menurut saya solusi yang tepat adalah sosialisasi secara agama dan pengetahuan serta secara hukum. Dimana, hukuman apa yang akan menanti mereka secara hukum yang berlaku dan agama masing-masing. Saya yakin dengan mereka mengetahui hal itu, secara perlahan pasti akan mengurangi keinginan mereka untuk melakukan hal itu karena mereka tahu apa akibatnya. Namun, kelanjutan kisahnya berada di individu masing-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s