NEET (Not in Education, Employment, or Training)

Untuk postingan saya yang pertama dalam BLOG ini saya akan memposting tentang NEET

NEET ( dibaca : niit ) adalah keadaan dimana seseorang tidak dalam masa pendidikan, sedang tidak punya/memiliki pekerjaan, atau dalam pelatihan. Kenapa saya membahas ini. Karena, banyak anak muda jaman sekarang yang sering nonton ANIME mengaku-ngaku sebagai seorang NEET. Padahal, arti dari NEET itu sendiri bukanlah sesuatu yang baik.

Kalau kita kembali ke sejarah awal mula NEET di Inggris, maka sebetulnya NEET sendiri digunakan untuk kelompok manusia yang berusia sekitar 16 hingga 24 tahun. Namun setelah istilah ini diadaptasi di Jepang, kelompok umur yang digolongkan sebagai NEET adalah manusia berusia sekitar 15 hingga 34 tahun. Kemungkinan besar perluasan pengelompokkan dikarenakan rentang umur 15 hingga 34 tahun seharusnya adalah umur dimana manusia bisa sangat produktif di sepanjang hidupnya. ( http://korneet.wordpress.com/2014/01/17/apa-itu-neet-mari-kita-mengenal-neet/ )

Menurut pendapat Setio Darmadi, seorang mantan NEET :

NEET adalah orang yang menjadi parasit bagi orang lain karena ketidakmauannya untuk belajar, bekerja, ataupun berusaha. Mereka malas dan merasa nyaman dengan kemalasan mereka sehingga dapat digolongkan sebagai sampah masyarakat yang akan membahayakan generasi mendatang.

Ciri-ciri NEET :

  1. Tidak punya kemauan untuk berjuang.
  2. Malas
  3. Terlalu mudah untuk menyerah.
  4. Biasanya Anti-Sosial dan tidak memiliki banyak teman. Ada juga kasus memiliki teman banyak namun tidak dimanfaatkan untuk membantu mencari pekerjaan.
  5. Sebagian besar waktunya dihabiskan hanya untuk tidur. Efeknya adalah akan menyebabkan masalah penyakit psikologis yang sangat serius.
  6. Kondisi emosi dan kejiwaan yang labil karena jauh dari asupan spiritual seperti ibadah dan tidak mau berdoa. Bisa dibilang adalah orang yang jauh dari Tuhan.
  7. Sudah kebal dengan kebosanan. Ini adalah salah satu ciri malas akut.

Mungkin menurut saya salah satu penyebabnya adalah GAME, online maupun offline. Yang kedua adalah ANIME, MANGA, dan hal-hal berbau JEPANG lainnya yang berlebihan. Saya bukan mau menjelek-jelakan hal itu. Jujur, saya juga seorang ANIME LOVER dan GAMER. Saya membuat postingan ini, BUKAN MAU MENJELEK-JELEKAN OTAKU di Indonesia ataupun dunia. Saya hanya ingin memperingatkan kepada seluruh saudara saya, para ANIME LOVER dan GAMER atau bisa juga disebut OTAKU agar, tidak menjadi seorang NEET yang bisa membuat image kita buruk di mata orang.

Memang saya juga punya pedoman ” MY LIFE MY RULE” tapi jangan sampai membuat lingkungan kita memandang buruk kepada kita. Secara pengertian juga manusia itu adalah mahluk sosial diman kita tidak bisa hidup tanpa orang disekitar kita. Nah, karena kita masih membutuhkan lingkungan, jangan sampai lingkungan membenci kita karena perbuatan kita sendiri.

Menjadi seorang NEET sama saja menjadi sebuah PARASIT. Parasit dalam lingkungan, dan yang paling besar adalah parasit dalam keluarga. Kalian harus tanamkan dalam diri kalian seperti ini ” APAKAH SAYA MASIH PANTAS UNTUK MENGGANTUNGKAN HIDUP SAYA PADA KELUARGA ?! ” hal seperti itu bukanlah sesuatu yang PANTAS untuk kalian lakukan di usia produktif kalian.

“Semoga bermanfaat dan maafkan saya jikalau ada sesuatu yang tidak berkena di dalam postingan saya ini”

By Silva Khandiyaas A.W.

Advertisements

One thought on “NEET (Not in Education, Employment, or Training)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s